Jumat, 31 Januari 2014

10 PENYAKIT YANG BISA DISEMBUHKAN DENGAN YOGA


10 PENYAKIT YANG BISA DISEMBUHKAN DENGAN YOGA

Yoga dapat menyembuhkan hampir semua jenis penyakit yang mendera penduduk bumi. Dengan kata lain, Anda bisa terbebas dari semua penyakit jika melakukan yoga secara teratur.

Jika Anda menderita penyakit tertentu, cara alami untuk menyembuhkannya mungkin adalah dengan melakukan yoga. Pasalnya yoga merupakan sebuah kebijaksanaan yang mencakup sistem penyembuhan tanpa obat-obatan modern.

Jika dilakukan secara teratur, yoga dapat menyembuhkan penyakit kronis seperti asma dan rematik. Yoga memang tidak bisa menyembuhkan diabetes, tapi yoga membantu menormalkan gula darah. Manfaat lain yang didapat dari yoga adalah penyembuh alami untuk sakit pinggang dan gangguan pencernaan. Bahkan, sakit kepala tak tertahankan yang merupakan gejala migrain dapat disembuhkan melalui yoga.

Yoga terbukti dapat menyembuhkan atau meredakan beberapa gangguan kesehatan yang cukup parah. Jadi, jika tidak suka menenggak obat, Anda bisa mencoba penyembuhan alternatif seperti yoga.

Boldsky melansir sepuluh penyakit yang dapat disembuhkan dengan yoga. Inilah sepuluh penyakit itu, sebagaimana dikutip dari laman Boldsky, Kamis (23/1/2014).

1. Asma
Satu-satunya obat jangka panjang untuk asma adalah dengan melakukan yoga. Inhaler memang dapat menyelamatkan nyawa ketika terjadi sesak napas. Namun, kesembuhan itu tidak berlangsung lama karena serangan sesak napas bisa datang lagi.

Untuk menyembuhkan asma dalam jangka panjang, cobalah untuk mempraktikkan pranayama dan anulom vulom. Pranayama adalah pengaturan nafas keluar masuk paru-paru melalui lubang hidung dengan tujuan menyebarkan prana, atau energi, ke seluruh tubuh. Sedang anulom vulom adalah bernapas dengan menggunakan salah satu lubang hidung secara bergantian.

2. Diabetes
Diabetes adalah salah satu masalah utama dunia karena merupakan penyakit yang tidak dapat disembuhkan. Anda tidak akan bisa benar-benar memulihkan resistensi insulin yang telah rusak, namun beberapa posisi yoga dapat membantu mengontrol level gula darah. Salah satu gerakan itu adalah triangle pose.

3. Hipertensi
Tekanan darah tinggi atau hipertensi terjadi karena berbagai macam sebab. Penyakit ini dapat disembuhkan dengan melakukan meditasi yoga, seperti pranayama, secara teratur.

4. Gangguan pencernaan
Gangguan pencernaan bukan hanya merupakan penyakit. Kini ia telah menjadi semacam epidemi yang menyerang para pekerja. Untuk menyembuhkan gangguan ini, Anda bisa melakukan beberapa gerakan yoga seperti child pose atau wind relieving pose. Child pose berfungsi untuk meregangkan pinggul, paha depan, dan punggung.

5. Migrain
Sakit kepala sebelah atau migrain sering disebabkan karena tidak cukupnya aliran darah menuju otak. Untuk meredakannya, cobalah untuk melakukan sikap yoga seperti sirsasana, yakni berdiri dengan kepala secara sempurna. Cara itu lebih ampuh menyembuhkan migrain dibanding menenggak pil pereda sakit kepala.

6. Sakit pada punggung bagian bawah
Sakit pada punggung bagian bawah alias encok telah menjadi penyakit kronis bagi kalangan pekerja profesional. Beberapa orang bahkan rela menjalani operasi yang mahal untuk menyembuhkannya. Padahal, gangguan itu bisa diredakan dengan melakukan tree pose atau tadasana. Pose tersebut berfungsi untuk merengangkan pinggul, paha bagian dalam, serta memperkuat kaki dan tulang belakang.

7. Rematik
Artritis merupakan penyakit yang menyebabkan nyeri teramat pada sendi, dan sayangnya penyakit itu tidak dapat disembuhkan. Untungnya, yoga dapat membantu mengontrol rasa sakit karena arthritis. Gerakan yang disarankan adalah surya namaskar. Gerakan tersebut merupakan cara serbaguna untuk menyembuhkan rasa sakit karena peradangan pada sendi.

8. Masalah pada hati
Masalah pada hati sangat beragam, mulai dari gangguan kecil hingga sindrom hati berlemak yang sangat parah. Agar hati tetap sehat, cobalah untuk melakukan beberapa gerakan dasar yoga yang dapat memperlancar sirkulasi darah pada perut. Bridge pose dan cat pose adalah beberapa contoh sikap yang dapat melancarkan perdaran darah ke perut.

9. Depresi
Yoga adalah salah satu penyembuh depresi yang paling potensial. Jika Anda tidak ingin bergantung pada obat penenang atau pil tidur, cobalah gerakan uttanasana. Uttanasana adalah sikap di mana badan ditekuk sedemikian rupa sehingga posisi wajah seperti hendak mencium lutut.

10. Polycystic Ovary Syndrome (PCOS)
PCOS adalah salah satu wabah yang banyak menyerang wanita muda. Gejalanya adalah menstruasi yang tidak teratur dan penyakit ini dapat mengarah pada infertilitas. Untuk menyembuhkannya, Anda bisa melakukan sikap yoga tertentu seperti corpse pose.

http://health.detik.com/read/2014/01/23/080213/2475528/763/10-penyakit-yang-bisa-disembuhkan-dengan-yoga

Kamis, 30 Januari 2014

PEMINUM ALKOHOL BERISIKO TERKENA KANKER KULIT HINGGA 55 PERSEN

Peminum alkohol patut waspada dengan kesehatan kulitnya. Menurut penelitian terbaru, mengonsumsi minuman beralkohol secara rutin bisa meningkatkan risiko terkena melanoma, salah satu jenis kanker kulit ganas.

Orang yang minum alkohol satu gelas sehari, risikonya 10 persen lebih tinggi menderita kanker kulit dibandingkan mereka yang hanya minum sesekali. Misalnya pada saat pesta saja atau jamuan meeting dengan klien.


Sementara peminum yang mengonsumsi alkohol tiga gelas dalam sehari, risikonya bisa lebih tinggi lagi, yaitu mencapai 18 persen. Penelitian tersebut mencatat, semakin banyak jumlah konsumsi alkohol per harinya maka risiko terkena melanoma juga makin bertambah.

Pada peminum yang mengonsumsi sedikitnya empat gelas sehari, risikonya lebih tinggi hingga 55 persen. Satu gelas dihitung mengandung 12,5 gram alkohol baik pada segelas wine maupun pada setengah liter bir.
Konsumsi alkohol bisa meningkatkan risiko kanker kulit, karena membuat orang jadi lebih ceroboh saat melindungi dirinya (terutama kulit) dari paparan sinar matahari (akibat mabuk). Alkohol juga menyebabkan perubahan biologis yang membuat kulit lebih sensitif terhadap cahaya dan memperburuk efek negatif dari paparan sinar ultraviolet.

Penjelasan pasti bagaimana konsumsi alkohol bisa meningkatkan perkembangan sel kanker kulit belum sepenuhnya dimengerti, namun para peneliti yakin kandungan ethanol pada alkohol yang berubah menjadi senyawa kimia acetaldehyde setelah diminum jadi salah satu pemicunya.

Seperti dikutip dari Daily Mail, acetaldehyde bisa bereaksi seperti 'photosensitiser', yaitu membuat kulit lebih sensitif terhadap cahaya. Photosensitiser akan menghasilkan molekul yang disebut 'reactive oxygen species' yang merusak sel-sel, sehingga menyebabkan kanker kulit.

"Ditambah efek buruk sinar UV, meminum alkohol bisa mengganggu kemampuan tubuh dalam memproduksi sistem imun yang normal. Kondisi ini bisa memicu kerusakan sel yang lebih besar dan menyebabkan terbentuknya sel-sel kanker kulit. Studi ini bertujuan mengetahui sejauh mana konsumsi alkohol bisa meningkatkan risiko melanoma. Kami harap dengan mengetahui fakta ini, orang akan lebih waspada melindungi dirinya dari matahari," papar Dr Eva Negri yang menulis penelitian tersebut.

Professor Chris Bunker, presiden British Association of Dermatologist menambahkan, kanker kulit merupakan jenis kanker yang paling banyak terjadi pada masyarakat Eropa terutama Inggris. Dan melanoma, merupakan jenis kanker kulit paling mematikan.

"Kami selalu memperingatkan orang untuk berhati-hati terhadap sinar matahari dan menjaga kulit mereka. Dengan adanya penelitian ini maka diharapkan kewaspadaan mereka akan kanker kulit bertambah," ujarnya.


http://wolipop.detik.com/read/2014/01/29/170920/2482309/1135/peminum-alkohol-berisiko-terkena-kanker-kulit-hingga-55-persen