Minggu, 16 Juni 2013

PELANGI BUNDA Daycare


PELANGI BUNDA Daycare ialah tempat penitipan anak yang didirikan pada tahun awal tahun 2013.

Kegiatan edukatif menjadi prioritas kami untuk mengisi waktu anak-anak Anda saat berada di tempat kami, seperti berkebun, menggambar, memancing, berolahraga, mengitung, mengenal warna, mengenak rasa, berbelanja ke pasar tradisional, dan masih banyak lagi.

Bagi Anda ayah & bunda yang masih bingung untuk meninggalkan si kecil saat bekerja ataupun bertugas, PELANGI BUNDA Daycare adalah tempat yang tepat untuk menitipkan si kecil.


Bagi ayah & bunda yang berminat, silahkan langsung menghubungi kami :

PELANGI BUNDA Daycare

Jln. Saguling no. 7 
Komplek Laladon Indah, Ciomas Bogor 16610

Ph. +62 896-3825-2807 (Ibu Rias)



Like our Fanpage : Facebook PELANGI BUNDA Daycare




Buka : Pkl 08.00 - 16.00 WIB










Belajar Mengaji

Jalan-Jalan ke Museum Zoologi
Bermain tanah liat dan mencamour warna
Bermain lilin 
Berkebun
Menyusun lego 
Belajar mengenal rasa
Bermain bersama setelah makan dan sebelum tidur siang
memberi makan ikan di kolam
Berbelanja ke Pasar Tradisional




Rabu, 15 Mei 2013

PANEN IKAN LELE


Setelah memutuskan untuk mengambil pensiun, ayahku melakukan berbagai aktifitas untuk melepaskan rasa jenuh dan mengisi waktu. Namun, usaha dan hobinya yang satu ini memang ia tekuni sedari ia masih bekerja sebagai karyawan di salah satu perusahaan BUMN. 

Semua dimulai dari sebuah sawah yang ayahku beli dari seseorang di belakang komplek tempat kami tinggal. Beberapa tahun, sawah itu masih berfungsi sebagaimana sawah seperti biasanya, ayahku menanam padi, namun adakalanya ia juga menanam berbagai sayuran dan buah-buahan, sampai pada satu waktu ia bertemu salah satu tetangga kami yang kebetulan seseorang yang ahli di bidang perikanan.

Ayahku yang juga kebetulan suka dengan ikan, dengan sigap menanggapi obrolan mereka membicarakan mengenai peternakan ikan dan ada sebuah perguruan tinggi negeri di daerah Bogor yang membutuhkan tempat untuk penelitian, yaitu membuat sebuah kolam ikan. Ya, tentu saja ayahku langsung setuju.



Beberapa bulan kemudian, sebagian lahan sawah dibangun menjadi beberapa kolam ikan besar, selama masa pembangunan kolam ikan kami, banyak sekali warga sekitar terutama anak kecil yang memanfaatkan tempat itu sebagai kolam renang sementara, wajah mereka terlihat sangat gembira ketika cipratan air itu mengenai wajah teman-temannya.

Suasana kolam ikan
Akhirnya kolam ikan kami pun telah selesai dibangun, ikan Bawal, ikan Mas, ikan Nila, ikan Lele, ikan Patin, ikan Gurame, sampai ikan Mujair pernah mengisi kolam itu, memang tidak mewah, namun itu cukup membuat kami senang karena setidaknya hampir setiap minggu kami sekeluarga menghabiskan waktu di kolam tersebut dengan memancing, memberi makan ikan, sampai makan bersama yang sudah tentu lauknya adalah hasil pancingan kami. 

Selang beberapa tahun, usaha ayahku belum mengalami kemajuan, karena memang ia belum memantapkan diri sebagai pengusaha ikan, artinya hal ini ia jalankan sebagai hobi saja. Namun, pada akhirnya karena dorongan ekonomi dan tidak adanya kegiatan rutin, maka ayahku memutuskan dan memantapkan diri sebagai Petani Ikan.

Beberapa bulan sekali ia membeli benih ikan, kali ini ia ingin konsentrasi kepada satu jenis ikan dulu yaitu ikan Lele. 

Setiap hari, selama 3 kali ayahku selalu memberikan makan ikan, bahkan dimulai dari pagi hari sampai dengan malam hari.

Akhirnya panen telah tiba....

Panen ikan Lele



Ayahku turun tangan langsung memanen ikan lele




Hasilnya sangat memuaskan



Jumat, 10 Mei 2013

ARMADA PERTAMA DAMRI


Beberapa bulan lalu, saya melakukan wisata museum 

bersama beberapa teman. Kami memutuskan mengunjungi 

TMII karena disana banyak sekali yg bisa kami kunjungi, 

salah satunya ialah museum transportasi. Berbagai macam 

jenis kendaraan darat, laut dan udara terdapat disana. Di 

bagian kendaraan darat, perjalanan saya terhenti didepan 

sebuah gerobak sapi, yang membuat saya terhenti ialah 

tulisan yang terdapat digerobak tersebut, ARMADA PERTAMA 

DAMRI (Djawatan Angkoetan Motor Repoeblik Indonesia) 

Tahun 1945-1950. Jadi asal mula Damri adalah sebuah 

gerobak yg ditarik oleh seekor sapi. Bayangkan jika saat ini 

bus DAMRI yang menuju bandara masih seperti ini, berapa 

lama waktu yang kita habiskan untuk sampai ke bandara.. 

Sabtu, 27 April 2013

MOTE CHANTIQUE



Order/info : Rias +62 89638252807 (Whatsapp) / +62 81218639333

LIMITED STOCK